Categories
Kisah Petugas Kebersihan Bandara yang Jadi Pilot

Inspiratif, Inilah Kisah Petugas Kebersihan Bandara yang Jadi Pilot

Kisah petugas kebersihan bandara menjadi seorang pilot di Nigeria menjadi sorotan publik. Di balik perjuangannya selama 20 tahun, Mohammed Abubakar ternyata berhasil membuktikan impiannya. Dalam awal kariernya Mohammed Abubakar dikenal sebagai petugas satuan kebersihan bandara.

Tentu banyak orang bertanya-tanya, bagaimana bisa seorang karyawan kebersihan menjadi pilot? Di media sosial, para netizen situs judi online ramai memperbincangkannya. Tentu banyak orang yang tidak percaya akan pencapaian Mohammed Abubakar menjadi pilot.

Namun banyak juga kalangan yang terinspirasi dengan pencapaian prestasi Mohammed Abubakar. Karena banyak diperbincangkan, sosok Mohammed pun diliput oleh berbagai media dengan kisah yang menginspirasinya ini. Orang-orang pun heran dan mempertanyakan bagaimana bisa seorang karyawan kebersihan mengumpulkan biaya untuk pendidikan menjadi pilot.

Di negara Nigeria, karyawan kebersihan hanya digaji sedikit saja. Apalagi masyarakat umum tentu mengerti bahwa biaya pendidikan pilot membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tetapi Mohammed Abubakar mampu membuktikan impiannya berawal dari keterbatasan. Memang perjuangannya memerlukan waktu dan upaya lebih.

Tekad Kuat dan Kerja Keras Membuahkan Hasil

Kisah Petugas Kebersihan Bandara yang Jadi Pilot
Kisah Petugas Kebersihan Bandara yang Jadi Pilot

Karena dikenal dan populer di media sosial, Mohammed Abubakar pun menceritakan pahit dan manis perjuangannya. Kalangan media penasaran bagaimana kisah petugas kebersihan bandara menjadi seorang pilot ini bisa terwujud. Mohammed Abubakar memulai kariernya sebagai karyawan kebersihan bandara Kabo Air.

Memang gaji yang didapat sebagai petugas kebersihan hanyalah 200 Naira saja atau Rp8 ribu per hari. Mohammed pun mengaku kepada media bahwa saat itu tidak ada orang yang mau bekerja sebagai petugas kebersihan karena gajinya yang sedikit sekali. Tetapi Mohammed tetap tekun mengumpulkan uang dari gajinya.

Kisah Petugas Kebersihan Bandara yang Jadi Pilot
Kisah Petugas Kebersihan Bandara yang Jadi Pilot

Ia pun bekerja selama 24 tahun sebagai karyawan kebersihan demi mengumpulkan uang. Rencananya, ia akan menggunakan uang yang terkumpul tersebut untuk biaya mengikuti pendidikan pilot. Waktu 24 tahun tentu bukanlah hal yang sebentar. Banyak orang yang tidak percaya akan pencapaiannya.

Namun Mohammed tetap bekerja keras serta tidak mengeluh sama sekali. Pekerjaan sebagai karyawan kebersihan tetap dilakukan oleh Mohammed sebagai pekerjaan sambilan untuk mengisi kegiatan di waktu luangnya selama menempuh pendidikan. Mohammed membuktikan gaji yang kecil bisa ditekuni untuk mewujudkan mimpi.

Mengikuti Pelatihan dan Pendidikan Pilot

Kisah Petugas Kebersihan Bandara yang Jadi Pilot
Kisah Petugas Kebersihan Bandara yang Jadi Pilot

Kisah petugas kebersihan bandara menjadi pilot bukanlah perjalanan yang mudah dan tentunya penuh perjuangan. Setelah Mohammed Abubakar berhasil mengumpulkan uang, Ia pun mendaftar dan memulai pendidikan di Politeknik Kaduna. Selama berkuliah, ia masih bekerja sebagai pegawai kebersihan di sela-sela kesibukannya untuk menambah uang.

Impian Abubakar pun mendapat dukungan dari pimpinan di kantor tempat ia bekerja. Pada tahun 2017, Abubakar mengikuti pelatihan pilot dan mendapatkan lisensi resmi sebagai pilot swasta. Pelatihan tersebut hanya ia ikuti selama satu tahun saja.

Sesudah itu ia bekerja sebagai kru kabin dan terus mengalami promosi karena dedikasi serta kualitas pekerjaannya yang baik. Di balik kisah petugas kebersihan bandara menjadi pilot tentu ada beragam pengalaman pahit.

Abubakar menceritakan bahwa ia pernah ditolak untuk masuk ke satu kampus karena ia tidak mengumpulkan tugas dengan tepat waktu. Sebelum menjadi pilot, ia pun sudah bekerja di bandara dalam semua unit, kecuali unit keamanan. Selama bekerja ia belajar mengenai sistem dari unit-unit tersebut.

Meraih kesuksesan dan impian memang tidaklah mudah. Namun semua orang berhak memiliki mimpi dan berusaha mencapainya. Butuh konsistensi, proses, usaha yang keras serta keyakinan kepada kemampuan diri sendiri dalam mencapai cita-cita. Belajar dari kisah petugas kebersihan bandara yang tekun meraih impian menjadi seorang pilot, Anda wajib berjuang maksimal.

Categories
Dokter Gunawan Semangat Tangani Corona

Dokter Gunawan Semangat Tangani Corona Meski Berusia 80 Tahun

Dokter Gunawan semangat tangani corona meski sudah berusia 80 tahun. Beliau merupakan sosok yang sangat inspiratif dalam menangani penyebaran virus Corona di Indonesia. Di usianya yang sudah tidak muda lagi, beliau terus bersemangat dan berjibaku dalam melaksanakan tugas mulianya dalam menangani pandemic virus ini.

Meskipun beliau sudah pensiun, beliau rela bekerja sampai jam 3 pagi untuk menangani pasien. Hingga sekarang, tingkat penambahan pasien akibat paparan virus Corona semakin meningkat. Tidak sedikit tenaga medis yang berjatuhan dan kehilangan nyawa karena kelelahan hingga karena terinfeksi virus ini.

Dokter Gunawan Bantu Tangani Virus Corona

Dokter Gunawan semangat tangani corona
Dokter Gunawan semangat tangani corona

Salah satu kisah inspiratif yang patut diteladani oleh para kawula muda adalah sosok Dokter yang bernama Gunawan ini. Kakek yang telah berusia senja ini merupakan sosok dokter yang membantu penanganan virus Corona. Ia membantu penanggulangan virus Corona di rumah sakit kawasan Jakarta Barat.

Handoko Gunawan merupakan sosok inspiratif yang kisahnya telah viral di berbagai media sosial. Ia mengenakan hazmat, masker, dan APD yang lengkap dalam menangani pasien virus Corona. Bahkan, dikatakan ia bekerja tanpa kenal waktu hingga jam 3 pagi di usia senjanya tersebut.

Meskipun demikian, keluarga Handoko Gunawan mulai dari anak-anaknya dan cucunya telah menyarankan beliau untuk beristirahat. Namun demikian, kepedulian Dokter Gunawan semangat tangani corona rupanya lebih besar sehingga sepertinya mengalahkan semua rasa lelahnya. Ia menolak saran dari anak-anaknya untuk beristirahat.

Dokter ini sudah pasrah jika usaha yang telah dilakukannya tersebut mempertaruhkan nyawanya sendiri. Ia membantu pasien dengan sekuat tenaga agar pasien yang terinfeksi bisa sembuh satu per satu. Meskipun nyawa beliau menjadi taruhannya, rupanya ini bukan merupakan salah satu hal yang membuat semangatnya pudar.

Beliau tetap bersemangat dan pantang menyerah untuk terus berdoa, bekerja, dan berjuang. Hal ini dilakukan demi memulihkan kondisi kesehatan yang saat ini tengah kacau akibat virus corona. Perjuangan ini tentu menjadi motivasi untuk petugas kesehatan lainnya.

Sosok Dokter Gunawan Banyak Didoakan Warganet

Dokter Gunawan semangat tangani corona
Dokter Gunawan semangat tangani corona

Handoko Gunawan sejatinya merupakan seorang dokter Spesialis Paru yang telah bekerja dalam waktu yang cukup lama. Ia bahkan telah membuka praktik di sebuah Rumah Sakit Graha Kedoya Jakarta Barat dan Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk Jakarta Utara.

Di tengah pandemic virus Corona ini, dokter spesialis Paru memang sangat berperan penting dalam merawat penderita virus Corona. Melalui unggahan seorang bernama Noviana yang menceritakan sosok dokter ini di media sosial, ia meminta agar warganet yang membacanya mendoakan dokter ini.

Dokter Gunawan semangat tangani corona
Dokter Gunawan semangat tangani corona

Lantas, hal ini pun mendapatkan simpati dari banyak orang. Banyak warganet yang berkomentar dan mendoakan secara tulus agar Dokter Gunawan semangat tangani corona dan selalu diberikan kesehatan dan umur yang panjang dalam bekerja menunaikan tugasnya.

Salah satu dokter spesialis paru yang bekerja di Graha Kedoya ini memang sudah berusia renta. Di usianya yang telah mendekati 80 tahun tersebut, ini sangat rentan bagi beliau untuk terpapar dan terinfeksi virus Corona. Apalagi beliau harus berjibaku hingga lelah untuk merawat pasien.

Jika tidak berhati-hati, beliau bisa tertular virus Corona yang bahkan sedang beliau tangani sekarang ini. Oleh karena itu, sebagai warga yang bijak dan bertanggungjawab, ada baiknya bagi kita untuk menebarkan berita-berita positif dan memotivasi untuk saling menguatkan di tengah pandemi COVID 19 seperti sekarang.

Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk melakukan hal positif dalam menangani virus Corona. Tidak peduli tua atau pun muda, setiap orang bisa melakukan kebaikan sesuai porsinya masing-masing. Dokter Gunawan semangat tangani corona dan memilih untuk tetap berjuang di usia senjanya tersebut dalam menangani pasien Corona.

Categories
Pemimpin dalam Tangani Virus Corona

Pemimpin dalam Tangani Virus Corona Ini Patut Diacungi Jempol

Kisah inspiratif para pemimpin dalam tangani virus corona yang sedang dihadapi oleh dunia patut diapresiasi dan diacungi jempol. Dunia kini memang sedang digemparkan dengan pandemic virus Corona. Virus ini telah membuat nyawa-nyawa melayang setiap hari, bahkan di setiap jam.

Korban jiwa yang terus meningkat di berbagai Negara membuat para pemimpin terus mencari akal untuk mengatasinya. Akibat pandemi ini, Negara-negara pun mengalami kemerosotan ekonomi yang sangat signifikan. Semua Negara bahkan merasa sangat terpuruk dalam menghadapi virus yang mematikan ini.

Presiden Ghana Terapkan Aturan yang Menyentuh

pemimpin dalam tangani virus corona
pemimpin dalam tangani virus corona

Banyak kisah inspiratif yang perlu diteladani dari para pemimpin dalam melakukan penanggulangan virus Corona. Salah satu pemimpin dalam tangani virus corona yang patut diapresiasi dengan baik adalah Presiden Ghana. Ia adalah Nana Addo DAKWA.

Dilansir dari sebuah surat kabar, Nana Addo bahkan rela menyumbangkan 3 bulan gajinya untuk menanggulangi virus Corona di negaranya. Wabah ini memang memberikan dampak yang cukup besar bagi warga Ghana. Tidak sedikit korban yang meninggal di Negara ini. Ia sendiri bahkan juga menerapkan pengaturan stay at home denga pernyataan yang sangat menyentuh.

Selain menyumbangkan 3 bulan gajinya, ia juga memberlakukan system Lock Down. Sistem ini dilakukan untuk membuat mata rantai penyebaran virus corona terputus total. Akufo Addo mengatakan bahwa membangkitkan kembali perekonomian yang telah terpuruk bisa dilakukan. Namun, bagaimana caranya menghidupkan orang yang telah meninggal?

Pemimpin dalam tangani virus corona memang menerapkan berbagai kebijakan yang dilakukannya. Tidak hanya rela untuk menyumbangkan 3 bulan gajinya yang tidak sedikit, namun aturan yang diberlakukannya bisa dibilang sangat bijak. Inilah yang membuat angka pasien virus Corona di Negara ini semakin lama semakin menurun.

Presiden Korea Selatan dan Amerika Serikat Lakukan Aksi Sumbangkan Gaji

pemimpin dalam tangani virus corona
Presiden Korea Selatan

Di tengah wabah Corona yang sedang melanda Korea Selatan, Moon Jae-in yang merupakan Presiden Korea Selatan bersama dengan jajarannya pun menyumbangkan gaji bulanannya. Perekonomian di tengah pandemic virus Corona ini memang sangat sulit. Banyak warga yang sangat membutuhkan sokongan ekonomi di tengah wabah yang sedang melanda tersebut.

Pemimpin dalam tangani virus corona ini patut diapresiasi karena bisa mengajak para jajarannya untuk ikut serta menyumbangkan gaji bulanannya yang mungkin saja mereka butuhkan. Dana yang telah disumbangkan tersebut pun dikelola dengan baik oleh Kementerian Keuangan.

pemimpin dalam tangani virus corona
Presiden Amerika Serikat

Dana digunakan untuk memaksimalkan upaya karantina serta membantu para warga yang terdampak krisis ekonomi karena pandemic virus Corona. Tidak hanya presiden Korea Selatan, Donald Trump yang merupakan presiden Amerika Serikat pun melakukan aksi yang sama.

Beliau menyumbangkan gajinya kepada Kementerian Kesehatan dan Layanan Masyarakat http://68.183.181.185 dalam menangani virus Corona di negaranya tersebut. Semua dana dilakukan untuk mendukung berbagai pihak dalam melawan virus Corona. Presiden Amerika Serikat tersebut membuat komitmen untuk menyumbangkan gajinya ketika menjabat sebagai presiden.

Donald Trump bahkan menyumbangkan gaji Q4 2019 untuk mendukung usaha dalam usaha meredam dan melawan penyebaran virus Corona. Gaji yang disumbangkan tersebut tidaklah sedikit. Ada sekitar USD 100 atau setara dengan 1,4 miliar yang disumbangkan.

Padahal, beliau mendapatkan gaji kuartal per tahun setara dengan 5,7 milliar per tahunnya. Aksinya ini patut diacungi jempol dalam melawan penanggulangan virus Corona. Hal ini mengingat angka penyebaran virus Corona di Amerika Serikat memang cukup meningkat signifikan beberapa waktu lalu.

Terakhir, Perdana Menteri Malaysia pun juga berpartisipasi dalam menyumbangkan gaji untuk melawan virus Corona. Aksi-aksi para pemimpin di atas memang patut diteladani dan diacungi jempol. Tidak peduli berapa besar yang disumbangkan, namun semua itu memang berarti bagi setiap korban yang sedang membutuhkan. Usaha pemimpin dalam tangani virus corona diharapkan bisa memotivasi rakyatnya.

Categories
Kisah Inspiratif 3 Negara dalam Tangani Wabah Corona

Kisah Inspiratif 3 Negara dalam Tangani Wabah Corona

Kisah inspiratif 3 negara dalam menangani pandemi virus Corona ini memang menjadi perhatian bagi banyak pihak. Setiap Negara mengupayakan dirinya untuk melakukan berbagai macam hal untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Berbagai cara dilakukan dan sebagian menjadi kisah yang bisa diteladani oleh warga Negara lainnya.

Situasi kehidupan di tengah pandemi virus Corona memang membuat segala sesuatunya menjadi genting. Ketika banyak orang-orang yang merasakan kepanikan yang luar biasa dan berupaya untuk menyelamatkan diri, tidak sedikit orang yang memikirkan untuk membantu orang lain dari infeksi penyebaran virus ini.

Tindakan Warga Wuhan, China saat Pandemi Terjadi

Kisah inspiratif 3 negara
Tindakan Warga Wuhan, China saat Pandemi Terjadi

Seperti yang diketahui oleh semua orang, korban berjatuhan akibat virus Corona pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China. Ada banyak kisah menarik di Negara ini ketika pandemi terjadi. Kemudian bermunculan pula kisah inspiratif 3 negara seperti  di China dan Singapura dalam melakukan tindakan karena virus ini.

Wabah virus Corona yang menyebar dengan sangat pesat membuat Pemerintah China memberlakukan isolasi. Kota Wuhan yang merupakan kota terbesar keempat di China ini disulap bak kota Hantu. Semuanya merasa resah, gelisah, dan takut. Meskipun demikian warga di Negara China ini mencoba bangkit dan bersemangat untuk membangun kebersamaan.

Kisah inspiratif 3 negara
Kisah inspiratif 3 negara

Diketahui para warga pun mulai memberikan semangat satu sama lain. Mereka berteriak mengatakan  “ Wuhan Jiayou” yang artinya “ Tetap kuat”. Dari jendela rumah masing-masing, suara tersebut bersahut-sahutan memberikan semangat untuk setiap orang. Suara ini tidak hanya terdengar dari jendela kamar, bahkan hingga ke media sosial.

Kisah Inspiratif 3 negara yang salah satunya adalah Negara China ini pun bisa menjadi teladan bagi Negara lain. Warga Wuhan China bersemangat dan saling menguatkan diri untuk terus bangkit dari keterpurukan mereka akibat pandemi COVID 19 yang sedang melanda. Meskipun awalnya panic, namun mereka bisa bangkit dan bersatu.

Tindakan Inspiratif Warga Singapura dan Korea Selatan Hadapi Corona

Kisah inspiratif 3 negara
Kisah inspiratif 3 negara

Selain di Negara China, ada pula Singapura dan Korea Selatan yang memiliki warga yang bersatu padu dalam menghadapi paparan virus Corona. Di Singapura sendiri, ada sekumpulan relawan yang berinisiatif untuk mengumpulkan dana. Dana atau donasi yang terkumpul tersebut nantinya akan disumbangkan untuk korban virus Corona.

Para relawan The National Volunteer and Philantropy Center asal Singapura ini membentuk platform bernama Giving.sg dan telah didukung oleh 500 oganisasi. Dana yang didapatkan pun sangat luar biasa. Setidaknya, mereka menghasilkan lebih dari 2,2 juta dollar Singapura yang telah terkumpul dari seribu relawan yang telah mendaftar.

Ini menjadi salah satu kisah inspiratif 3 negara yang memang patut dibanggakan. Selain Singapura, Negara Korea Selatan juga menjadi salah satu Negara yang memiliki warga yang selalu kompak dan bersatu dalam menangani wabah virus Corona.

Terdapat beberapa aplikasi yang bisa menjejaki virus Corona dan terbukti bisa menyelamatkan banyak orang. Aplikasi yang telah diluncurkan pada 11 Februari 2020 lalu ini diberi nama dengan aplikasi 100m. Menurut CNN Business, aplikasi ini bahkan telah diunggah lebih dari 1 juta kali.

Aplikasi ini digunakan untuk melakukan pengumpulan data dari para pejabat publik untuk melakukan pengawasan orang-orang yang telah terinfeksi virus Corona di Negara Korea Selatan ini. Virus Corona memang memberikan dampak kepanikan tersendiri bagi setiap orang di berbagai Negara.

Namun, ini bukan sesuatu hal yang menghalangi setiap orang untuk memberikan semangat kepada orang lain di tengah-tengah pandemi. Terbukti, China, Singapura, dan Korea Selatan dapat bersatu padu untuk menguatkan diri. Kisah inspiratif 3 negara itu kemudian mendapatkan respon yang luar biasa dari berbagai kalangan.